Pinjaman Uang, Modal, KTA, Bisnis, Kartu Kredit dan Asuransi - All Post

Post Top Ad

Minggu, 26 Februari 2017

Alternatif Usaha Modal 5 Juta yang Menguntungkan

2/26/2017 0
modal usaha

Penghasilan menjadi karyawan di perusahaan atau instansi untuk beberapa orang memang cukup terbatas, apalagi jika Anda terjebak pada posisi bawah. Mendirikan sebuah usaha kerap menjadi rencana sehingga bisa mendapatkan penghasilan tambahan, namun apa daya karena permasalahan terkait pada permodalan. Namun jika ditilik lagi, tidak semua usaha butuh modal besar. Usaha modal 5 juta rupiah saja juga sudah dapat dibuat.

Jika Anda berfikir tentang bisnis modal besar dan pasti langsung laris manis, maka Anda salah besar karena hal ini juga belum tentu. Usaha dengan modal besar juga bukan berarti bisa langsung mampu memikat pasaran. Oleh karena itu, jika Anda ingin berbisnis, maka pilihlah usaha modal 5 juta atau bahkan kurang dari itu. Namun tentunya pilih usaha dengan peluang yang tinggi sehingga tetap ada kemungkinan untuk terus berkembang nantinya.

Jika Anda sedang mencari referensi usaha dengan modal hanya 5 juta rupiah saja, maka berikut ini alternatif usaha yang bisa Anda pilih:

  1. Usaha counter pulsa
Saat ini ponsel sudah menjadi bagian dari hidup masyarakat modern. Baik perkotaan hingga pedesaan, dewasa sampai anak-anak, golongan kaya sampai golongan biasa, semua sudah memakai ponsel sebagai media komunikasi. Bahkan satu orang bisa memiliki lebih dari satu ponsel. Ini bisa menjadi peluang bagi Anda untuk membuka counter pulsa. pertama yang harus dilakukan adalah dengan mencari partner agen pulsa terpercaya, lalu Anda bisa menjualnya ke pelanggan. Tambah dengan menjual kartu internet dan kartu perdana sehingga makin banyak yang tertarik.

  1. Usaha jasa laundry
Belakang usaha jasa laundry ini memang cukup diminati pasar. Dengan kesibukan yang semakin padat, banyak orang yang lebih memilih untuk menitipkan pakaian kotornya pada jasa laundry. Gaya hidup praktis seperti ini memang lebih dipilih oleh mayoritas masyarakat, apalagi kaum muda. Anda bisa memanfaatkan peluang ini untuk membuka jasa laundry demi menanggapi peluang pasaran yang semakin terbuka. Untuk awalnya, Anda bisa membeli 1 mesin cuci dulu ditambah dengan deterjen, pewangi, hanger dan lainnya. Jika usaha Anda sudah mulai berkembang, Anda bisa melanjutkan dengan membeli mesin cuci lagi.

  1. Usaha katering atau kue
Jika Anda adalah salah seorang yang hobi memasak, maka menjadikan hobi tersebut menguntungkan juga bisa dilakukan. Anda bisa membuat usaha katering kecil-kecilan atau membuat kue untuk kemudian di jual ke pasaran. Modal 5 juta untuk usaha katering kecil-kecilan bisa dibilang sangat cukup karena hanya membutuhkan peralatan masak dapur serta bahan-bahan. Lakukan pemasaran secara besar-besaran baik secara langsung atau online. Pemasaran pertama bisa ditujukan di lingkungan daerah tempat tinggal dan nantinya bisa semakin melebar. Jika masakan atau kue buatan Anda enak, apalagi dengan harga terjangkau, pasti konsumen akan datang silih berganti.

Masih banyak lagi usaha modal 5 juta yang bisa Anda buka. Anda juga harus mempertimbangkan, apakah usaha tersebut merupakan usaha sampingan sambil Anda tetap bekerja di kantor, atau Anda akan menjalankan usaha secara penuh. Dari situ, nantinya Anda akan lebih bisa mengerucutkan pilihan usaha dengan lebih tepat. Usaha apapun baik, walau dimulai dengan modal kecil, besar, atau bahkan tanpa modal sama sekali. Namun, usaha apapun itu, harus dijalankan dengan sepenuh hati dan serius sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
Read More

Pinjaman Uang Tanpa Jaminan dengan Sistem Online

2/26/2017 0
pinjaman uang online

Sulitnya mengakses pinjaman pada sebuah lembaga keuangan non bank, yang mengharuskan adanya pemberian jaminan, terkadang membuat banyak orang merasa kesulitan dan kebingungan dalam mencari jenis pinjaman sejenis, yang nantinya akan berujung sama pada permintaan sebuah jaminan untuk mendapatkan sebuah nilai pinjaman. Seperti yang telah Kita semua tahu, bahwa tidak semua orang yang terdesak oleh kebutuhan mempunyai sebuah jaminan barang ataupun sebuah surat berharga untuk dijadikan sebagai sebuah agunan dalam mendapatkan pinjaman. Oleh karena itulah saat ini banyak lembaga keuangan non bank yang memberikan pinjaman uang tanpa jaminan kepada para nasabah yang memang betul-betul membutuhkan dana untuk pemenuhan kebutuhan.

Dalam menjalankan kegiatannya, lembaga keuangan non bank ini lebih banyak beraktivitas melalui dunia maya, dimana setiap lembaga keuangan non bank dalam menjalankan aktivitas mereka lebih mengandalkan kecanggihan teknologi dengan membangun sebuah jaringan melalui sebuah situs atau website. Situs resmi yang dibuat oleh lembaga keuangan non bank ini dikhususkan untuk menampung data-data dari calon pengakses pinjaman, untuk kemudian diolah dan dianalisis secara otomatis. Sistem pencairan dana yang dilakukan oleh pihak pengelola dana pinjaman ini melalui sistem transfer bank sehingga para pengakses pinjaman tidak perlu repot-repot untuk datang pada kantor kas lembaga keuangan tersebut.




Jika digambarkan secara lebih mudah, para pengakses pinjaman hanya perlu melakukan registrasi pinjaman secara online melalui situs resmi dan mengikuti berbagai langkah yang terpampang dalam situs resmi. Yang perlu dilakukan pihak peminjam hanyalah menunggu hingga dat ter konfirmasi dan mendapat pemberitahuan dari lembaga keuangan apakah pengajuan pinjaman tersebut disetujui atau tidak. Jika pengajuan pinjaman disetujui maka pihak peminjam hanya perlu mengambil uang tersebut melalui rekening mereka masing-masing.

Untuk dapat mengakses pinjaman uang tanpa jaminan yang diberikan secara online oleh lembaga keuangan non bank, para pengakses pinjaman haruslah memenuhi beberapa syarat umum, yang antara lain adalah:

  • Peminjam merupakan warga negara Indonesia asli dengan rentan usia antara 21 tahun hingga 65 tahun pada saat pengajuan pinjaman.
  • Memiliki penghasilan dengan range antara 3-3,5 juta rupiah tergantung pada wilayah domisili masing-masing pengakses pinjaman.
  • Memiliki rekening tabungan atas nama pengakses pinjaman.
  • Memiliki nomor telepon dan email aktif yang dapat dihubungi kapan pun.

Jika calon pengakses pinjaman telah memenuhi persyaratan umum tersebut, maka mereka berhak untuk mengajukan aplikasi permohonan pinjaman dimanapun dan kapanpun, karena memang aplikasi ini dapat diakses secara online oleh siapapun. Semua data aplikasi permohonan yang telah masuk melalui sistem online, akan segera diproses oleh pihak pengelola pinjaman dengan cepat dan tepat. Dalam hitungan beberapa jam, pengakses pinjaman akan mendapatkan konfirmasi mengenai status pengajuan aplikasi mereka. Oleh karena itulah pencantuman nomor telepon yang benar dan dapat dihubungi kapanpun akan menjadi penting dalam pengajuan pinjaman online ini.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengajukan pinjamanuang tanpa jaminan dengan sistem online, ada baiknya sebelum mengajukan aplikasi, Anda membaca dengan seksama semua isi, ketentuan dan kebijakan dari pihak pengelola pinjaman, agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang memberatkan bagi Anda. Jika Anda telah mendapatkan pencairan dana dari jumlah pinjaman yang Anda ajukan, maka kewajiban yang harus Anda lakukan adalah membayar angsuran atau cicilan pinjaman dengan besaran dan waktu yang telah ditentukan. Lakukanlah pembayaran dengan tepat dan disiplin, agar nantinya Anda dapat dengan mudah mengakses kembali pinjaman ini.
Read More

Selasa, 21 Februari 2017

Pilih Pinjaman Bank BPR Atau Bank Umum? Ketahui Perbedaan Keduanya!

2/21/2017 0
pinjaman bank


Perbankan di Indonesia memegang peranan penting dalam membantu perekonomian masyarakat untuk menjadi lebih baik. Sebagai penghimpunan dana dari masyarakat dan juga penyalur dana ke masyarakat kembali, perbankan selalu bekerja dengan prinsip yang profesional serta hati-hati. Dalam artian, perbankan selalu berusaha untuk bisa memberikan pinjaman tepat guna kepada mereka yang betul-betul membutuhkan, bukan hanya karena keinginan. Salah satunya adanya BPR. Pinjaman bank BPR juga memiliki magnet tersendiri yang membuat hati masyarakat terpikat dan seolah tak ingin pindah ke pinjaman bank lain.

Dalam dunia perbankan di Indonesia, masyarakat mengenal dua jenis bank yaitu bank umum serta BPR (Bank Perkreditan Rakyat). Kedua jenis bank ini telah bersanding dengan masyarakat dalam kurun waktu yang lama, namun masih tidak banyak yang tahu perbedaan akan kedua bank tersebut. Berikut ini perbedaan keduanya:

  1. Bank umum
Bank umum merupakan bank yang melakukan kegiatan usaha konvensional atau syariah dalam kegiatan jasa lalu lintas pembayaran. Usaha bank umum diantaranya adalah menghimpun dana dari masyarakat yang dibentuk dalam giro, tabungan, deposito atau lainnya. Bank umum menyediakan jasa seperti kliring dan juga pemberian valuta asing. Berikut ini tugas bank umum secara lebih detil:

·       Memberikan kredit.
·       Menerbitkan surat pengakuan hutang.
·       Meminjamkan dan menempatkan dana baik memakai wesel, surat atau komunikasi.
·       Menerima pembayaran dari tagihan surat berharga.
·       Melakukan utang piutang.
·       Melakukan kegiatan yang berhubungan dengan valas.
·       Bertindak untuk mengurus dana pensiun sesuai dengan aturan UU.

  1. Bank Perkreditan Rakyat
BPR melaksanakan kegiatan usaha dan dalam kegiatannya tidak melayani jasa lalu lintas pembayaran. Usaha BPR adalah menghimpun dana dari masyarakat yang dibentuk dalam tabungan, deposito atau lainnya. BPR tidak menyediakan jasa seperti kliring dan juga pemberian valuta asing. Selain itu BPR juga tidak menghimpun dana dan dibentuk giro, namun hanya sebatas tabungan dan deposito saja. Berikut ini tugas BPR secara lebih detil:

·       Memberikan kredit.
·       Menawarkan pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan ketetapan dari BI.
·    Menempatkan dana dengan bentuk sertifikat deposito, sertifikat BI, deposito berjangka serta tabungan bank lainnya.

Kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh BPR:

·       Melakukan usaha asuransi.
·       Melakukan usaha penyertaan modal.
·       Melakukan aktivitas yang berhubungan dengan valas.
·       Menerima simpanan giro.
·       Ikut melakukan lalu lintas pembayaran.

Dengan memahami perbedaan keduanya, maka diharapkan masyarakat bisa lebih mengetahui perbedaan dari kedua jenis bank tersebut dan bisa datang ke bank yang tepat sesuai kebutuhan dan keperluannya. Untuk mendapatkan pinjaman bank BPR, syarat yang harus Anda lengkapi hampir sama dengan bank umum seperti biasa, yaitu:

  1. Minimal usia 21 tahun dan maksimal 55 tahun bagi karyawan perusahaan swasta dan 60 tahun untuk pengusaha.
  2. Memiliki penghasilan tetap tiap bulan.
  3. Mampu mengangsur pinjaman tiap bulan sesuai dengan kesepakatan.
  4. Melengkapi dokumen yang dibutuhkan.

Selain itu, berikut ini beberapa tips untuk mendapatkan pinjaman dari BPR yang tepat:

  1. Lakukan survey sebelum mengajukan pinjaman dan pastikan untuk mencari BPR yang menawarkan bunga terkecil sehingga tidak terlalu memberatkan.
  2. Prosedur antar BPR terdapat sedikit perbedaan sehingga Anda perlu mencari informasi terkait BPR yang mampu memberikan pinjaman dengan syarat dan ketentuan lebih mudah.
  3. Jika perlu, Anda bisa mencari tahu ke orang lain yang pernah mendapatkan pinjaman bank BPR sehingga informasi lebih obyektif dan detil tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Read More

Post Top Ad