Kumpulan Info Pinjaman Pinjaman Uang, Modal, KTA, Bisnis, Kartu Kredit dan Asuransi: Pinjaman - All Post

Post Top Ad

Tampilkan posting dengan label Pinjaman. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Pinjaman. Tampilkan semua posting

Selasa, 02 Mei 2017

Menilik Bunga Pinjaman BRI Guna Umum

5/02/2017 0

Mendapatkan sebuah pinjaman bukanlah hal yang sulit di zaman perkembangan ekonomi saat ini, karena sudah banyak sekali perusahaan yang memberikan pinjaman kepada masyarakat. Pinjaman yang diberikan secara umum dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan apa saja. Beberapa perusahaan yang memberikan pinjaman yaitu perusahaan perbankan dan perusahaan non bank. salah satu perusahaan perbankan yang memberikan sebuah pinjaman ialah bank BRI. Bank Rakyat Indonesia ini memberikan pinjaman kepada nasabah dengan membebani bunga pinjaman BRI yang ringan.

Jenis pinjaman yang bisa didapatkan berupa pinjaman Briguna Umum. Dimana pinjaman Briguna Umum adalah pinjaman yang diberikan kepada nasabah dengan sumber pembayaran yang berasal dari sumber penghasilan tetap dengan jangka waktu yang telah ditentukan yaitu sejak masih menjadi pegawai hingga masa pensiun tiba. Kenapa harus memilih jenis pinjaman ini? Karena memiliki banyak manfaat. Diantara manfaatnya ialah:

  1. Memiliki proses pengajuan pinjaman yang cepat dan sangat mudah sehingga siapa saja bisa mendapatkan jenis pinjaman tersebut.
  1. Pada jenis pinjaman BRI Guna Umum bank BRI memberikan bunga dan biaya yang sangat rendah.
  1. Cicilan pembayaran tagihan sangat ringan dan angsuran yang diberikan tetap sampai dengan jatuh tempo masa pinjaman.
  1. Bank BRI pada jenis pinjaman ini memberikan limit kredit yang sangat tidak terbatas. Limit kredit ditentukan pada kekuatan keuangan nasabah dalam membayar angsuran.
  1. Bank BRI memberikan banyak promo serta program menarik pada event yang diadakan oleh pihak bank BRI.
  1. Jangka waktu pinjaman yang diberikan oleh pihak bank BRI ditetapkan sejak masih nasabah menjadi pegawai hingga masa pensiun tiba atau jangka waktu pinjaman hingga 15 tahun pada saat jatuh tempo usia peminjam maksimal 75 tahun.
  1. Pada jenis pinjaman tersebut nasabah peminjam akan mendapatkan asuransi kesehatan sebesar Rp 500 juta dengan tanpa medical checkup terlebih dahulu. Selain itu jika nasabah peminjam mengalami meninggal dunia maka pinjaman akan di cover dengan asuransi.

Secara umum bunga pinjaman BRI dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu bunga tetap dan bunga pasar. Dimana bunga tetap biasanya akan ditetapkan pada tahun awal-awal pinjaman dan di tahun berikutnya bunga akan mengikuti pasar, artinya bunga yang telah ditentukan oleh bank Indonesia. bagi seseorang yang ingin mendapatkan jenis pinjaman tersebut maka harus memenuhi beberapa syarat yang telah ditentukan. Syarat tersebut berupa:

  • Mengisi form pengajuan pinjaman pada bank BRI.
  • Membawa kartu identitas asli berupa KTP, Kartu Keluarga, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Membawa pas foto terbaru suami dan istri jika sudah menikah. Jika belum menikah maka membawa pas foto diri pribadi.
  • Membawa Surat asli keterangan pengangkatan pertama dan Surat Keterangan terakhir.
  • Membawa bukti keterangan penghasilan atau slip gaji.
  • Membawa fotocopy buku tabungan bank BRI.
  • Jika pada saat melakukan pengajuan pinjaman Anda telah memasuki masa pensiun maka Anda wajib membawa Surat Keterangan pensiun dan Kartu Identitas pensiun.

Jadi, selain mempertimbangkan pinjaman yang diberikan diperuntukan untuk apa, Anda yang ingin mengajukan pinjaman juga perlu mempertimbangkan bunga pinjaman BRI walaupun bunga tersebut masih terbilang ringan. Karena jika nyatanya kondisi keuangan Anda tidak mencukupi sebaiknya Anda perlu memikirkannya kembali agar kedepannya tidak terjadi suatu hal yang buruk. Untuk itu, bagi yang telah mendapatkan pinjaman tersebut maka sebaiknya lakukan pembayaran dengan teratur.
Read More

Minggu, 26 Februari 2017

Pinjaman Uang Tanpa Jaminan dengan Sistem Online

2/26/2017 0
pinjaman uang online

Sulitnya mengakses pinjaman pada sebuah lembaga keuangan non bank, yang mengharuskan adanya pemberian jaminan, terkadang membuat banyak orang merasa kesulitan dan kebingungan dalam mencari jenis pinjaman sejenis, yang nantinya akan berujung sama pada permintaan sebuah jaminan untuk mendapatkan sebuah nilai pinjaman. Seperti yang telah Kita semua tahu, bahwa tidak semua orang yang terdesak oleh kebutuhan mempunyai sebuah jaminan barang ataupun sebuah surat berharga untuk dijadikan sebagai sebuah agunan dalam mendapatkan pinjaman. Oleh karena itulah saat ini banyak lembaga keuangan non bank yang memberikan pinjaman uang tanpa jaminan kepada para nasabah yang memang betul-betul membutuhkan dana untuk pemenuhan kebutuhan.

Dalam menjalankan kegiatannya, lembaga keuangan non bank ini lebih banyak beraktivitas melalui dunia maya, dimana setiap lembaga keuangan non bank dalam menjalankan aktivitas mereka lebih mengandalkan kecanggihan teknologi dengan membangun sebuah jaringan melalui sebuah situs atau website. Situs resmi yang dibuat oleh lembaga keuangan non bank ini dikhususkan untuk menampung data-data dari calon pengakses pinjaman, untuk kemudian diolah dan dianalisis secara otomatis. Sistem pencairan dana yang dilakukan oleh pihak pengelola dana pinjaman ini melalui sistem transfer bank sehingga para pengakses pinjaman tidak perlu repot-repot untuk datang pada kantor kas lembaga keuangan tersebut.




Jika digambarkan secara lebih mudah, para pengakses pinjaman hanya perlu melakukan registrasi pinjaman secara online melalui situs resmi dan mengikuti berbagai langkah yang terpampang dalam situs resmi. Yang perlu dilakukan pihak peminjam hanyalah menunggu hingga dat ter konfirmasi dan mendapat pemberitahuan dari lembaga keuangan apakah pengajuan pinjaman tersebut disetujui atau tidak. Jika pengajuan pinjaman disetujui maka pihak peminjam hanya perlu mengambil uang tersebut melalui rekening mereka masing-masing.

Untuk dapat mengakses pinjaman uang tanpa jaminan yang diberikan secara online oleh lembaga keuangan non bank, para pengakses pinjaman haruslah memenuhi beberapa syarat umum, yang antara lain adalah:

  • Peminjam merupakan warga negara Indonesia asli dengan rentan usia antara 21 tahun hingga 65 tahun pada saat pengajuan pinjaman.
  • Memiliki penghasilan dengan range antara 3-3,5 juta rupiah tergantung pada wilayah domisili masing-masing pengakses pinjaman.
  • Memiliki rekening tabungan atas nama pengakses pinjaman.
  • Memiliki nomor telepon dan email aktif yang dapat dihubungi kapan pun.

Jika calon pengakses pinjaman telah memenuhi persyaratan umum tersebut, maka mereka berhak untuk mengajukan aplikasi permohonan pinjaman dimanapun dan kapanpun, karena memang aplikasi ini dapat diakses secara online oleh siapapun. Semua data aplikasi permohonan yang telah masuk melalui sistem online, akan segera diproses oleh pihak pengelola pinjaman dengan cepat dan tepat. Dalam hitungan beberapa jam, pengakses pinjaman akan mendapatkan konfirmasi mengenai status pengajuan aplikasi mereka. Oleh karena itulah pencantuman nomor telepon yang benar dan dapat dihubungi kapanpun akan menjadi penting dalam pengajuan pinjaman online ini.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengajukan pinjamanuang tanpa jaminan dengan sistem online, ada baiknya sebelum mengajukan aplikasi, Anda membaca dengan seksama semua isi, ketentuan dan kebijakan dari pihak pengelola pinjaman, agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang memberatkan bagi Anda. Jika Anda telah mendapatkan pencairan dana dari jumlah pinjaman yang Anda ajukan, maka kewajiban yang harus Anda lakukan adalah membayar angsuran atau cicilan pinjaman dengan besaran dan waktu yang telah ditentukan. Lakukanlah pembayaran dengan tepat dan disiplin, agar nantinya Anda dapat dengan mudah mengakses kembali pinjaman ini.
Read More

Selasa, 21 Februari 2017

Pilih Pinjaman Bank BPR Atau Bank Umum? Ketahui Perbedaan Keduanya!

2/21/2017 0
pinjaman bank


Perbankan di Indonesia memegang peranan penting dalam membantu perekonomian masyarakat untuk menjadi lebih baik. Sebagai penghimpunan dana dari masyarakat dan juga penyalur dana ke masyarakat kembali, perbankan selalu bekerja dengan prinsip yang profesional serta hati-hati. Dalam artian, perbankan selalu berusaha untuk bisa memberikan pinjaman tepat guna kepada mereka yang betul-betul membutuhkan, bukan hanya karena keinginan. Salah satunya adanya BPR. Pinjaman bank BPR juga memiliki magnet tersendiri yang membuat hati masyarakat terpikat dan seolah tak ingin pindah ke pinjaman bank lain.

Dalam dunia perbankan di Indonesia, masyarakat mengenal dua jenis bank yaitu bank umum serta BPR (Bank Perkreditan Rakyat). Kedua jenis bank ini telah bersanding dengan masyarakat dalam kurun waktu yang lama, namun masih tidak banyak yang tahu perbedaan akan kedua bank tersebut. Berikut ini perbedaan keduanya:

  1. Bank umum
Bank umum merupakan bank yang melakukan kegiatan usaha konvensional atau syariah dalam kegiatan jasa lalu lintas pembayaran. Usaha bank umum diantaranya adalah menghimpun dana dari masyarakat yang dibentuk dalam giro, tabungan, deposito atau lainnya. Bank umum menyediakan jasa seperti kliring dan juga pemberian valuta asing. Berikut ini tugas bank umum secara lebih detil:

·       Memberikan kredit.
·       Menerbitkan surat pengakuan hutang.
·       Meminjamkan dan menempatkan dana baik memakai wesel, surat atau komunikasi.
·       Menerima pembayaran dari tagihan surat berharga.
·       Melakukan utang piutang.
·       Melakukan kegiatan yang berhubungan dengan valas.
·       Bertindak untuk mengurus dana pensiun sesuai dengan aturan UU.

  1. Bank Perkreditan Rakyat
BPR melaksanakan kegiatan usaha dan dalam kegiatannya tidak melayani jasa lalu lintas pembayaran. Usaha BPR adalah menghimpun dana dari masyarakat yang dibentuk dalam tabungan, deposito atau lainnya. BPR tidak menyediakan jasa seperti kliring dan juga pemberian valuta asing. Selain itu BPR juga tidak menghimpun dana dan dibentuk giro, namun hanya sebatas tabungan dan deposito saja. Berikut ini tugas BPR secara lebih detil:

·       Memberikan kredit.
·       Menawarkan pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan ketetapan dari BI.
·    Menempatkan dana dengan bentuk sertifikat deposito, sertifikat BI, deposito berjangka serta tabungan bank lainnya.

Kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh BPR:

·       Melakukan usaha asuransi.
·       Melakukan usaha penyertaan modal.
·       Melakukan aktivitas yang berhubungan dengan valas.
·       Menerima simpanan giro.
·       Ikut melakukan lalu lintas pembayaran.

Dengan memahami perbedaan keduanya, maka diharapkan masyarakat bisa lebih mengetahui perbedaan dari kedua jenis bank tersebut dan bisa datang ke bank yang tepat sesuai kebutuhan dan keperluannya. Untuk mendapatkan pinjaman bank BPR, syarat yang harus Anda lengkapi hampir sama dengan bank umum seperti biasa, yaitu:

  1. Minimal usia 21 tahun dan maksimal 55 tahun bagi karyawan perusahaan swasta dan 60 tahun untuk pengusaha.
  2. Memiliki penghasilan tetap tiap bulan.
  3. Mampu mengangsur pinjaman tiap bulan sesuai dengan kesepakatan.
  4. Melengkapi dokumen yang dibutuhkan.

Selain itu, berikut ini beberapa tips untuk mendapatkan pinjaman dari BPR yang tepat:

  1. Lakukan survey sebelum mengajukan pinjaman dan pastikan untuk mencari BPR yang menawarkan bunga terkecil sehingga tidak terlalu memberatkan.
  2. Prosedur antar BPR terdapat sedikit perbedaan sehingga Anda perlu mencari informasi terkait BPR yang mampu memberikan pinjaman dengan syarat dan ketentuan lebih mudah.
  3. Jika perlu, Anda bisa mencari tahu ke orang lain yang pernah mendapatkan pinjaman bank BPR sehingga informasi lebih obyektif dan detil tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Read More

Post Top Ad