Semua Kumpulan Info 2017

Post Top Ad

Jumat, 18 Agustus 2017

Cara Menghitung Pph 21 Secara Akurat Tanpa Ribet

8/18/2017 0

cara menghitung pph21

Di era serba canggih, cara menghitung PPh 21 mulai lebih mudah dan beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun apakah Anda sudah tahu bagaimana cara mempraktekkannya? Pph 21 merupakan jenis pajak atas penghasilan. Penghasilan yang dimaksud berupa gaji, honorarium, upah, serta tunjangan dan pembayaran lainnya yang berhubungan langsung dengan pekerjaan atau jabatan.

Pajak ini telah diatur oleh dinas perpajakan. Dan perpajakan jenis ini dimaksudkan agar Anda selaku karyawan memberikan sumbangan pajak sesuai dengan gaji yang Anda terima di tiap tahunnya. Tentunya, kalkulasi pajak akan dihitung selama setahun. Dengan kalkulasi ini, Anda akan mengetahui jumlah pajak yang akan dibayarkan di tiap tahunnya.

Beberapa Data Yang Harus Dimasukkan Dalam Pph 21

Ada beberapa informasi yang harus karyawan gunakan ketika ingin mengetahui jumlah pajak yang seharusnya dikeluarkan. Tentunya komponen tersebut telah diatur sesuai dengan besaran gaji yang diterima pertahun. Kemudian komponen tersebut perlu dihitung dengan akurat. Hasilnya akan diberikan pada dinas perpajakan sebagai salah satu wajib membayar pajak perorangan.

Ada sejumlah komponen yang perlu diisi. Diantaranya adalah memasukkan gaji karyawan, PTKP terbaru (perhitungan tidak kena pajak), PKP (Penghasilan kena pajak), tarif pph 21, biaya jabatan, BPJS ketenagakerjaan, BPJS kesehatan (kalau ada), serta tunjangan lainnya.

Untuk PTKP sendiri telah diatur oleh dinas perpajakan. Tentunya disesuaikan dengan status apakah sudah menikah atau tidak, serta disesuaikan dengan tanggung jawab pembayar pajak. Semua komponen perlu diisi, kemudian dihitung dan dilaporkan sebagai bukti hasil perhitungan pajak pekerjaan. Tentunya setelah itu, Anda perlu menyisihkan uang guna membayar pajak tahunan pada sebuah instansi perpajakan yang ada di daerah Anda.

Bagaimana Cara Menghitung Pph 21?

Sebenarnya ada dua cara dalam menghitung pph 21 ini. Anda bebas memilih, mau menggunakan cara manual ataupun cara modern. Untuk cara manual, Anda perlu membuat sebuah laporan dengan format yang bagus menggunakan Microsoft excel. Kemudian setelah itu, Anda perlu memasukkan sejumlah data yang dibutuhkan satu persatu. Tentunya ini membutuhkan waktu cukup lama.

Sementara yang kedua adalah dengan cara modern. Cara modern ini menggunakan sebuah aplikasi online yang disebut dengan aplikasi pph 21 Oninepajak. Aplikasi ini tentunya mengharuskan Anda untuk mengunduh aplikasi, kemudian tinggal menggunakannya sesuai format yang tersedia.

Keunggulan Dari Aplikasi Pph 21 Onlinepajak

Ketika Anda menggunakan aplikasi pph 21 yang dibuat oleh dinas perpajakan, Anda sebenarnya tinggal mengisi data yang telah disediakan secara online. Dengan aplikasi ini, Anda akan memperoleh banyak sekali keuntungan. Salah satunya adalah efisiennya waktu. Benar sekali. Awalnya Anda perlu mengunduh aplikasi berbentuk excel tersebut. Baru setelah itu tinggal isi datanya. Kalau sudah, Anda tinggal mengunggah hasil perhitungan Anda. Selesai.

Kelebihan lainnya adalah telah terintegrasinya aplikasi ini dengan aplikasi human resource yang mungkin Anda butuhkan. Contohnya adalah aplikasi Gadjian, Talenta dan lain sebagainya. Sementara keunggulan yang tak kalah menarik adalah pembaharuan otomatis dijalankan oleh aplikasi sendiri.

Maksudnya, Anda tidak perlu lagi mengisi data diri jika pernah menggunakan sebelumnya. Pajak yang mana akan Anda bayarkan di tiap tahunnya yang mana sering berubah secara langsung terhitung secara otomatis. Misalnya Anda tahun ini membayar pajak sekitar 400 ribuan, dan karena ada pembaharuan dari pengisian pajak, maka Anda akan langsung tahu berapa besar pajak yang akan dibayarkan di tahun setelah mengalami perubahan tersebut. 

Kesimpulannya, cara menghitung pph 21 lebih ke pengisian data yang sesuai, dan cara mempermudahnya adalah dengan memanfaatkan aplikasi yang disediakan oleh dinas perpajakan.
Read More

Senin, 24 Juli 2017

Cara Penggunaan Kartu kredit BRI yang Baik

7/24/2017 0


kartu kredit bri

Dahulu mungkin sebuah kartu kredit tidaklah populer seperti sekarang ini. Penggunaan uang plastik saat ini sangatlah mudah dilakukan. Banyak manfaat yang diberikan dalam hal transaksi pembayaran apapun. Salah satu jenisnya yaitu kartu kredit BRI. Dengan manfaat yang diberikan maka sudah tidak asing lagi seseorang menggunakan kartu kredit lebih dari satu. Pasalnya, penggunaan kartu kredit lebih dari satu boleh-boleh saja, terlebih jika memiliki banyak manfaat yang dimiliki kartu tersebut. Tapi, bagaimana jika kartu kredit tersebut justru malah merugikan?

Untuk lebih jelasnya maka penggunaan kartu kredit BRI harus dilakukan dengan baik dan benar, melalui beberapa cara seperti:

  1. Hindari berhutang,
Dalam menggunakan sebuah kartu kredit untuk melakukan transaksi pembayaran hal yang perlu sangat diingat adalah kartu kredit tersebut merupakan kartu hutang dan bukan berupa pinjaman yang diberikan oleh bank secara Cuma-Cuma. Jadi, dalam penggunaannya perlu disadari bahwa harus melakukannya dengan baik agar ketika mendapatkan tagihan maka tagihan tersebut tidak memberatkan. Karena pada umumnya tagihan yang diberikan tersebut memiliki bunga yang diberikan oleh pihak bank.

  1. Hindari menggunakan banyak kartu,
Tidak sedikit orang-orang yang menggunakan kartu kredit lebih dari satu. Bahkan ada yang menggunakan kartu kredit hingga tiga atau empat. Jika Anda tidak terlalu memerlukannya maka sebaiknya jangan gunakan kartu kredit yang terlalu banyak karena hal tersebut akan membuat Anda kebingungan dalam membayarkan tagihan setiap bulan.

  1. Sesuaikan limit kredit dengan pendapatan,
Pada setiap jenis kartu kredit memiliki limit yang berbeda-beda. limit tersebut diberikan oleh pihak bank sesuai dengan keuangan yang Anda miliki. Jadi, gunakanlah kartu kredit yang memiliki limit sesuai dengan pendapatan yang Anda miliki. Jangan menggunakan kartu kredit diatas pendapatan karena akan membuat Anda tidak dapat membayar tagihan.

  1. Tutup yang tidak perlu,
Jika Anda telah memiliki kartu kredit lebih dari satu atau dua maka sebaiknya tutuplah kartu kredit tersebut agar kondisi keuangan Anda dapat terjaga dengan baik. Gunakan kartu kredit yang memberikan banyak keuntungan seperti halnya fasilitas kemudahan yang diberikan. Selain dari kartu tersebut maka tutuplah.

  1. Lakukan penutupan dengan bertahap,
Ketika Anda ingin melakukan penutupan kartu kredit maka lakukanlah dengan tidak bersamaan ketika menutup kartu kredit yang lainnya. Tutup kartu kredit secara bertahap agar nama baik Anda dapat terjaga dalam daftar bank Indonesia.

  1. Gunakan secara bergantian,
Janganlah Anda menggunakan kartu kredit lebih dari dua kartu. Jika Anda menggunakan dua kartu maka gunakan kartu tersebut untuk bertransaksi secara bergantian. Jangan gunakan satu jenis kartu saja karena hal tersebut akan memberatkan pada satu kartu dalam hal tagihan.

  1. Pilih kartu dengan suku bunga rendah,
Ketika Anda menutup beberapa kartu yang lain maka pilihlah kartu kredit yang memiliki suku bunga paling rendah. Hal ini akan berpengaruh pada tagihan yang diberikan setiap bulan.

  1. Mintalah kenaikan limit,
Limit yang sangat kecil menjadi faktor utama seseorang menggunakan banyak jenis kartu kredit. Jika Anda telah menggunakan satu jenis kartu maka mintalah kenaikan limit pada kartu tersebut, namun tetap tidak melebihi pendapatan.

  1. Hindari penggunaan lebih dari limit,
Ketika kenaikan limit tersebut sudah disetujui maka Anda jangan menggunakan kartu tersebut lebih dari limit yang diberikan.

Agar lebih baik lagi maka lakukanlah pembayaran tagihan kartu kredit BRI secara teratur sesuai dengan tagihan yang diberikan oleh pihak bank BRI, terutama pada pembayaran iuran tahunan agar nama baik Anda dapat terjaga di mata bank.
Read More

Selasa, 11 Juli 2017

Kartu Kredit Maybank Menunggak? Gunakan Trik Ampuh Berikut Ini!

7/11/2017 0
kartu kredit maybank

Di jaman yang serba modern ini tak bisa dipungkiri jika kebutuhan semakin banyak saja. Kebutuhan juga kerap rancu dengan keinginan sehingga banyak yang tidak bisa membedakan. Salah satu cara untuk bisa memfasilitasi kebutuhan dan keinginan itu adalah dengan cara berhutang melalui produk kartu kredit Maybank. Kartu kredit dari Maybank memang telah banyak diketahui selalu mampu memberikan keuntungan berupa diskon, harga spesial, promo dan masih banyak lagi sehingga tak heran jika penggunanya semakin lama semakin banyak saja.

Mungkin Anda kerap merasa jika dalam menggesek kartu kredit seolah tidak ada beban. Namun begitu datang tagihan yang menumpuk, beban hidup serasa berada di pundak Anda sepenuhnya, apalagi jika ditambah dengan tagihan macet beberapa bulan sebelumnya. Hal ini memang kerap terjadi pada para pemegang kartu kredit lantaran kurang mampu memaksimalkan penggunaan kartu yang dimilikinya dan justru malah hanya menggunakannya sesuai keinginan hati semata. Baca Juga: Produk Pinjaman Multiguna dan Kredit Tanpa Agunan Bank Mega

Jika saat ini Anda sedang menghadapi kondisi dimana kartu kredit Maybank yang Anda miliki jumlah cicilannya semakin membengkak, maka hadapi dengan beberapa tips berikut ini:

  1. Pilihlah hutang dengan bunga 0% terlebih dulu
Promo cicilan dengan bunga 0% memang selalu membuat para pemegang kartu kredit kalap sehingga melakukan pembelian bahkan tanpa butuh barang tersebut. Jika Anda kerap membeli barang dengan promo tersebut, pasti tagihan kartu yang harus dibayarkan terlebih dahulu adalah tagihan ini. Oleh karena itu segera berhenti memanfaatkan promo ini untuk sementara waktu dan pastikan lunasi semua tagihan bunga 0% ini terlebih dulu agar tidak berlarut-larut.

  1. Hutang cicilan dengan ritel dan toko yang bekerja sama dengan penerbit
Selanjutnya pilih kembali hutang-hutang yang muncul akibat dari penggunaan kartu kredit di toko dan ritel yang bekerja sama dengan kartu Maybank Anda. Meski memang diskon kerap hadir demi memikat pembeli, namun batasan kredit yang diberikan juga kerapkali cukup kecil. Dengan begitu banyak yang menganggap jika hutangnya nanti tidaklah akan berjumlah besar. Untuk itu, mulai saat ini batasi juga penggunaan kartu kredit pada ritel yang bekerja sama dengan pihak penerbitnya.

  1. Dahulukan hutang nominal kecil
Jika kedua cara tersebut sulit, maka yang termudah adalah dengan membayar hutang dengan nominal terkecil terlebih dulu. Meski memang membayar hutang dengan jumlah terbesar terlebih dulu lebih disarankan, namun jika Anda kurang mampu maka tidak apa-apa untuk memilih hutang dengan nominal minimal dulu. Dengan mampu membayar hutang dengan nominal kecil, maka Anda pasti akan lebih termotivasi untuk terus menerus membayar hutang dengan nominal yang semakin besar. Baca Juga: Pilih Pinjaman Bank BPR Atau Bank Umum? Ketahui Perbedaan Keduanya!

  1. Perhatikan tanggal jatuh temponya
Setiap hutang memiliki tanggal jatuh tempo yang jelas. Untuk itu, catat kembali semua tanggal jatuh tempo setiap hutang Anda sehingga tidak muncul masalah di kemudian hari karena Anda dianggap mengalami kredit macet.

Itulah beberapa tips agar Anda bisa melunasi semua tagihan kartu kredit Maybank Anda. Memiliki kartu kredit sebetulnya memang tidak salah, bahkan sah-sah saja tanpa memandang kalangan manapun. Meski begitu, penggunaan juga harus dipikirkan dengan baik-baik dan sesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan. Dengan menggunakannya berdasar perhitungan nalar, maka Anda akan bisa mendapatkan keuntungan yang sebenarnya dimana terfasilitasi dalam hal pembayaran keuangan, namun tetap bisa membayar sesuai dengan kemampuan diri.
Read More

Post Top Ad